Selasa, 08 Juni 2010

Ciri-ciri wanita solehah

Tidak banyak syarat yang dikenakan oleh Islam untuk seseorang wanita untuk menerima gelar solehah, dan seterusnya menerima pahala syurga yang penuh kenikmatan dari Allah s.w.t.

Mereka hanya perlu memenuhi 2 syarat saja yaitu:
1. Taat kepada Allah dan RasulNya
2. Taat kepada suami

Perincian dari dua syarat di atas adalah sebagai berikut:

1. Taat kepada Allah dan RasulNya

Bagaimana yang dikatakan taat kepada Allah s.w.t. ?

* Mencintai Allah s.w.t. dan Rasulullah s.a.w. melebihi dari segala-galanya.
* Wajib menutup aurat
* Tidak berhias dan berperangai seperti wanita jahiliah
* Tidak bermusafir atau bersama dengan lelaki dewasa kecuali ada bersamanya
* Sering membantu lelaki dalam perkara kebenaran, kebajikan dan taqwa
* Berbuat baik kepada ibu & bapa
* Sentiasa bersedekah baik dalam keadaan susah ataupun senang
* Tidak berkhalwat dengan lelaki dewasa
* Bersikap baik terhadap tetangga

2. Taat kepada suami

* Memelihara kewajiban terhadap suami
* Sentiasa menyenangkan suami
* Menjaga kehormatan diri dan harta suaminya selama suami tiada di rumah.
* Tidak cemberut di hadapan suami.
* Tidak menolak ajakan suami untuk tidur
* Tidak keluar tanpa izin suami
* Tidak meninggikan suara melebihi suara suami
* Tidak membantah suaminya dalam kebenaran
* Tidak menerima tamu yang dibenci suaminya
*Sentiasa memelihara diri, kebersihan fisik & kecantikannya serta rumah tangga

Faktor Yang Merendahkan Martabat Wanita

Sebenarnya puncak rendahnya martabat wanita adalah datang dari faktor dalam. Bukanlah faktor luar atau yang berbentuk material sebagaimana yang digembar-gemborkan oleh para pejuang hak-hak azasi palsu wanita.

Faktor-faktor tersebut ialah:

1.Lupa mengingat Allah

Karena terlalu sibuk dengan tugas dan kegiatan luar atau memelihara anak-anak, maka tidak heran jika banyak wanita yang tidak menyadari bahwa dirinya telah lalai dari mengingat Allah. Dan saat kelalaian ini pada hakikatnya merupakan saat yang paling berbahaya bagi diri mereka, di mana syetan akan mengarahkan hawa nafsu agar memainkan peranannya.

Firman Allah s.w.t. di dalam surah al-Jaathiah, ayat 23, artinya:

“Maka sudahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai Tuhannya dan Allah membiarkannya sesat berdasarkan ilmunya. Dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan atas penglihatannya.”

Sabda Rasulullah s.a.w., artinya:
“Tidak sempurna iman seseorang dari kamu, sehingga dia merasa cenderung kepada apa yang telah aku sampaikan.” (Riwayat Tirmidzi)

Mengingati Allah s.w.t. bukan saja dengan berdzikir, tetapi termasuk menghadiri majelis-majelis ilmu.

2.Mudah tertipu dengan keindahan dunia

Keindahan dunia dan kemewahannya memang banyak menjebak wanita ke perangkapnya. Bukan itu saja, malahan syetan dengan mudah memperalatkannya untuk menarik kaum lelaki agar sama-sama bergelimang dengan dosa dan noda. Tidak sedikit yang berbuat durhaka kepada Allah s.w.t. hanya karena kenikmatan dunia yang terlalu sedikit.

Firman Allah s.w.t. di dalam surah al-An’am, artinya:
“Dan tidaklah penghidupan dunia ini melainkan permainan dan kelalaian dan sesungguhnya negeri akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa, oleh karena itu tidakkah kamu berfikir.”

3. Mudah terpedaya dengan syahwat

4.Lemah iman

5.Bersikap suka menunjuk-nunjuk.

Ad-dunya mata’ , khoirul mata’ al mar’atus sholihah
Dunia adalah perhiasan, perhiasan dunia yang baik adalah Wanita sholihah.

Wallahu a’lam bish-showab

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar